Laman

Minggu, 14 Juni 2009

This is about my Think...

Salah?? Mungkinkah yang saya lakukan salah. Menjadi orang baik, memang sulit. Sukar menghilangkan rasa kesal untuk mengubahnya menjadi senyum. Jujur saja saya tidak mampu. Saya maklum, saat orang lain membuat hati saya kesal karena kesalahan yang tidak disengajanya. Itu, kesalahan- kesalah kecil yang semua orang punya.

Saya punya ruang untuk menjadikannya bukan masalah bagi saya. Cukup sampai pada batasan masalah kecil biasa, seperti temen yang laganya nyebelin, tidak sejalan pendapat dengan teman. Hal itu wajar menurut saya, hitung-hitung melatih untuk memahami perbedaan dan mencoba menerimanya.

Hanya, saat orang lain tidak lagi menghargai jarak pribadi, ketika batasan toleransi bertingkah sudah dilanggar. Saat niat baik dibalas dengan acuhan. Saat semuanya menjadi buruk karena sikapnya. Saya tidak lagi membiarkan itu, saya kira saya harus memutuskan sikap. Bukan untuk merenggangkan hubungan, hanya mengingatkan bahwa dia sudah keterlaluan.

Saya kira, semua dari kita hampir sepakat. Diabaikan adalah batas saat orang lain tidak lagi memprioritaskan keberadaan kita. Siapa yang suka dicuekin, siapa yang suka ditinggalkan untuk sesuatu yang lain. Saat, sapaan dan salam hangat ditanggapi dengan kepergian dan kediaman tanpa balasan kata. Siapa yang suka keadaan itu?

Wajarkah sikap saya? kini, saya menjadi paranoid untuk mereka yang tidak lagi menghormati saya, untuk mereka yang menganggap mengabaikan saya adalah hal yang tidak menjadikannya berfikir bahwa itu salah. Terus mengulanginya dalam waktu lama.

Sering beberapa teman saya mengeluh. Merasa perbuatannya tidak dihargai orang lain, saat tanda butuh kesendirian tidak lagi diperhatikan orang lain. Saathati mulai merasa sikap baik yang telah diberikan terasa menjadi dimanfaatkan. Saat itu juga saya menjadi marah, marah karena sering kali rasa tidak enak menghalangi mereka mengambil tindakan. Mengapa orang menjadi lemah karena alasan tidak enak, come on.. action to show them that you are not comfort about that.

Mereka yang salah atau saya yang kurang menerima sikap orang lain?? Please, tell me what I have to do??

1 komentar:

rainsya mengatakan...

Tidak ada yang salah, tapi mungkin perlu ada cara untuk mengungkapkannya lebih halus lagi,kenapa orang selalu menutupi ketidak sukaan pada sikap seseorang, mungkin mereka melihat sikonnya juga,apabila dengan orang yang telah mengenal sikap dan karakter kita its ok bisa berbicara apa adanya, namun jika kita tidak mengenal atau belum mengenal mereka lebih jauh atau sebaliknya mungkin sikap itu tadi yang akan mereka lakukan mbak...

Salam kenal juga ya...senang menjadi sobat bloger :)