Laman

Minggu, 22 April 2012

yang Tahan Godaan Setan!


Melihat judul lomba blog kali ini “Sendainya Saya Jadi CEO Group Bakrie” saya teringat buku berjudul “Seandainya Saya Wartawan Tempo” yang saya baca saat kuliah semester lima (2009). Sedangkan buku tentang “Seandainya Saya Seorang CEO” belum pernah saya baca sampai hari ini! 

Meski keduanya sama-sama menggunakan depanan seandainya. Apakah sama secara fungsi dan tanggungjawab?

Menjadi wartawan modal utama adalah wawasan dan kemampuan menulis berita, sedang CEO seperti yang dikutip dalam blog Budiyono adalah “The CEO is the link between the ‘inside’ that is organization and the ‘outside’ of society, economy, technology, markets and customers. Results are only on the outside”. 

Group Bakrie memiliki bidang usaha yang luas, mulai dari Batu bara, Agribisnis, Oil & Gas, Telekomunikasi, Properti, Metal dan Infrastruktur. Dengan total karyawan mencapai sekitar 50 ribu orang di seluruh Nusantara dan menjadi pemain penting dalam pasar saham dengan delapan unit usahanya yaitu: Bakrie & Brothers, Bakrieland Development, Bakrie Telecom, Bakrie Sumatera Plantations, Energi Mega Persada, Bumi Resources, Darma Henwa dan Bumi Resources Mineral dengan total kapitalisasi pasar sekitar Rp. 90,3 triliun (sumber Vivanews.com, tgl akses 20/4/12)
_________

Diminta berangan-angin menjadi CEO Group Bakrie hampir sebagian orang berpendapat begini : “terlihatnya mudah”. Mengapa mudah? Secara menejemen, sekaliber Group bakrie tentu diisi oleh para ahli dibidangnya. Group Besar didukung dengan SDM yang baik. Kemudian, secara dukungan financial, Grop ini memiliki banyak support bank yang siap memberikan kredit pinjaman. Selain itu, dari sudut pandang usia, Group Bakrie sudah tidak muda lagi, Group Bakrie berkiprah dibelantara bisnis hitungan dekade. Artinya kenalan sudah banyak  - pengalaman sudah ada - meski fase dan manajementnya terus berganti dari generasi ke generasi-. 

Namun, SDM dan dukungan dana yang besar itu, sudahkah  menjamin Group Bakrie akan terus melaju kedepan, tanpa mundur, tanpa mogok, tanpa anjlok ditengah jalan?  

Jawabnya tentu ada ancaman! Ingat kasus lumpur di  Sidoarjo? Ingat kasus Bakrie Life? Ingat pasar global Eropa yang sempat goyang?, yang mengejutkan jantung dan fikiran para CEO? – kalau sudah begitu, masihkah berminat menjadi CEO Group Bakrie? - If you do not dare, you are wrong. There is always a risk in the part of Business, even in a life, there will be always a risk. Yang terpenting adalah pengembangan dan inovasi harus terus dimutakhirkan!

Saya dengar, TVone dulunya adalah Lativi yang dibeli Group Bakrie. Sekarang, TVone menjadi stasiun berita yang dikenal banyak kalangan. Poinnya adalah Tvone telah melakukan inovasi, yaitu mentranformasi TV umum menjadi stasiun TV berita. Dan itu berhasil. 

Begitupun dengan bidang telekomunikasi. Esia. Dahulu, orang masih berbondong-bondong menggunakan hanphone GSM dengan alasan jangkaun luas, tidak repot dibawa ke luar kota. Namun seiring berjalannya waktu, semakin banyak orang yang mengenyampingkan alasan “repot” dengan kebutuhan. Handphone semakin mudah didapat saat ini, anak Sekolah Dasar sudah dibekali dengan handphone, yang akhirnya orang tua  dengan alasan efisiensi berkomunikasi dengan anaknya juga menggunakan merek hanphone yang sama. Lagi-lagi Esia mengambil kesempatan ini dengan baik. 

Tetapi ada hal penting lain yang harus dingat selain kreasi, pengembangan, efisiensi, efektifitas dan keunggulan bersaing, - dan ini seringkali menjadi saspek atas perusahaan bermasalah yaitu : MENTAL DARI PETINGGI PERUSAHAAN! Ber-integritas tidak? Ikhlas tidak? Bertanggungjawab tidak?

Mengapa integritas menjadi penting? Sepakat dengan apa yang dikatakan dalam Blognya Dahlan Iskan, bahwa jika intelektual, intelegensi dijadikan patokan seseorang diangkat menjadi Direksi, sudah pasti sia-sia, karena Direksi – adalah orang dengan kecerdasan yang tidak diragukan lagi, yang terpenting adalah seseorang yang tahan godaan setan. Tidak lemah, gigih dan memiliki prinsip : tidak tergoda dengan uang!. Dengan begitu ancaman Mismanajemen yang sering menjadi saspek atas perusahaan bermasalah dapat dicegah.

Yakin! Diisi dengan orang-orang yang memiliki keikhlasan dan integritas yang baik, dapat membawa Group Bakrie lari marathon mencapai tujuan-tujuannya.

Posted by: Mala Fajriyah
@Bekasi

2 komentar:

Adang N M I mengatakan...

menarik dan mantap postingannya,.

Kunjungan blogwalking.
Salam kenal
Sukses untuk blognya..
kembali tak lupa mengundang juga rekan blogger
Kumpul di Lounge Event Blogger "Tempat Makan Favorit"

Salam Bahagia

mAla mengatakan...

Hi adang.. senang kedatangan km di blog saya...yes i will-ikutan event itu..